Rangkuman Materi Pertemuan ke-7 Psikologi Umum

 Perkembangan Awal Dalam Fisiologi dan     Tumbuhnya Psikologi Eksperimen

Pengertian Fisiologi

Fisiologi berasal dari bahasa Yunani yaitu physis yang berarti asal-usul dan logia yang artinya kajian. Sedangkan ilmu faal adalah istilah dalam bahasa Arab yang artinya penanda, fungsi, dan kerja. Fisiologi (ilmu faal) adalah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari tentang berlangsungnya suatu sistem kehidupan. 

Teori Ahli Fisiologi

1. Johannes Muller     

menegaskan bahwa hukum Bell-Magandie dengan jelas membedakan antara saraf sensorik dan motorik. Pada 1826, ia merumuskan hukum energi saraf spesifik yang menyatakan bahwa saraf bukan hanya kondukter pasif tapi setiap jenis saraf tertentu punya kegunaan sendiri, misalnya saraf visual yang hanya mampu mengirimkan data visual. 

2. Charles Bell dan Francois Magendie

memverifikasi ada dua jenis saraf berbeda dengan dan dua fungsi berbeda dan memisahkan fisiologi saraf ke dalam studi fungsi sensorik dan motorik menjadi sensasi dan gerakan.

3. Herman Von Helmhotz

Menetang vitalisme, Sebagai penganut materialisme ia berpendapat bahwa kehidupan itu bisa dijelaskan melalui proses fisika dan kimia.

Prinsip kekekalan energi, Energi tidak mampu diciptakan atau dihilangkan dari suatu sistem, tapi bisa mengalami perubahan dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

Teori penglihatan warna, menurutnya penglihatan warna melibatkan 3 reseptor ( merah,hijau,biru ) terpisah dengan energi spesifiknya sendiri.

Teori persepsi auditori, Menurutnya pengalaman merubah sensasi menjadi persepsi. Sensasi adalah hal yang dirasakan langsung dari pengalaman sadar dan persepsi adalah sensasi yang telah diberi makna melalui pengalaman masa lalu seseorang

Teori tanda, menurutnya pikiran bertugas untuk menciptakan konsep yang akurat dari berbagai "tanda" yang diterima sistem indera tubuh

4. Ewald Hering
Persepsi ruang, Ia percaya bahwa persepsi ruang ada secara apriori. Menurutnya persepsi ruang itu adalah karakteristik bawaan mata, ketika penglihatan itu dirangsang, kita secara otomatis memberikan 3 stimulus yaitu ketinggian, posisi kiri-kanan, dan kedalaman.

Penglihatan warna, Hering mengemukakan bahwa ada 3 reseptor pada retina yaitu merah-hijau, biru-kuning, dan hitam-putih, tapi setiap reseptor punya 2 cara untuk merespon. 
Warna merah, kuning, dan putih bersifat meruntuhkan (katabolik) sedangkan warna hijau, biru, dan hitam bersifat membangun (anabolik) pada masing-masing reseptornya.

5. Pierre Flourens
Ia mempelopori penggunaan ablasi (ekstiparsi) dalam penelitian otak, dengan menghancurkan bagian otak dan kemudian mencatat konsekuensi perilaku dari kehilangan tersebut. 
Ia menyimpulkan lokalisasi otak yang bertentangan dengan frenologi, Flourens berpendapat kalau belahan kortikal punya fungsi sebagai suatu kesatuan. Jadi satu bagian otak memiliki kapasitas untuk mengambil alih fungsi bagian otak lain.

6. Paul Broca
Broca adalah orang pertama yang mengamati kelainan perilaku dan menemukan bagian otak mana yang menyebabkan kelainan tsb.
Broca menyatakan bahwa sebagian belahan kortikal kiri terlibat dalam artikulasi, kemudian bagian ini disebut dengan daerah Broca. 
Broca menemukan bahwa umumnya otak orang dewasa lebih besar dibanding lansia dan otak pria lebih besar dibanding wanita. 

7. Franz Joseph Gall
Franz Joseph Gall mengemukakan bahwa kemampuan seseorang dapat ditentukan dengan memeriksa tonjolan dan lekukan pada tengkorak seseorang, yang kemudian disebut dengan analisis phrenology. Meskipun disebut sebagai ilmu semu, tapi keakuratan lokalisasi fungsi otak yang dilakukan oleh Gall dan ahli frenologi lain menjadi acuan pembedahan otak hingga sekarang.

Awal Tumbuhnya Psikologi Eksperimental

Psikologi eksperimental adalah ilmu yang penelitiannya dengan eksperimen.
Penelitian eksperimen berawal penelitan sensasi oleh Johannes Muller yang menunjukkan bahwa tiap saraf menghasilkan sensasi tertentu, kemudian Helmholtz yang membedakan antara sensasi dan persepsi, juga hubungannya dengan warna, barulah kemudian Wundt melakukan penelitian mengenai sensasi, persepsi, perasaan, dan kesadaran. 

Tokoh Psikologi Eksperimental

1. Gustav Theodor Fechner
Fechner percaya bahwa kesadaran tidak dapat dipisahkan dari hal fisik sehingga ia memiliki paham panphysicsm. 
Fechner juga menciptakan cabang psikologi baru, psikofisika yaitu ilmu yang menjelaskan hubungan antara peristiwa fisik dan psikologis. 
Fechner juga mengemukakan tentang absolute threshold (ambang absolut) yaitu intensitas stimulus yang mana pada ambang atas akan menghasilkan sensasi dan pada ambang bawah tidak ada sensasi. Kemudian Fechner menjelaskan juga differential threshold (ambang diferensial) yang ditentukan oleh seberapa besar rangsangan perlu ditingkatkan atau dikurangi untuk seseorang menyadari perbedaan. 

2. Ernest Heinrich Weber
Dia menemukan dua ambang batas yang terkecil di lidah menggunakan kompas yang terdiri dari dua titik, yang kemudian ditekankan pada kulit subjek. 













Komentar